Pada hari Jumat, 17 Mei 2024 pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai, telah dilaksanakan agenda TOT #5 di Zoom Meeting. Training Of Trainer #5 yang bertemakan ”Pengembangan Game Pembelajaran Interaktif” menghadirkan Zalfa Nurafirst Ardita Sari sebagai pembicara.

TOT #5 dihadiri oleh peserta yang berjumlah 50 orang. Kegiatan ini dimulai dengan dengan pembukaan MC, kemudian dilanjutkan moderator. Pemaparan materi dilakukan oleh Kak Imam dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator, dan penutupan yang dipandu oleh MC.

Pada TOT #5, kak Zalfa membahas Game pembelajaran interaktif adalah salah satu media pembelajaran yang dibuat pendidik agar peserta didik tertarik dalam proses pembelajaran dengan melibatkan interaksi antara media, pendidik, dan peserta didik (Rauf, 2024). Ada 3 jenis game interaktif, yaitu:

  1. Berbasis web
    Contohnya adalah mathigon.org, wordwall, dan lain-lain.
  • Mathigon.org adalah web yang dirancang untuk membuat game pembelajaran interaktif dengan fokus pada matematika.
  • Wordwall web yang dirancang untuk membuat game pembelajaran interaktif yang tidak berfokus pada matematika. Pada wordwall terdapat banyak jenis template aktivitas juga seperti quiz, flash card, dan lain-lain
  1. Mobile
    Contohnya adalah adobe animate.
  • Adobe animate ini lebih kompleks dibandingkan yang lain karena menggunakan codingan pembuatannya. Nanti gamenya bisa di publish di website dalam format HTML ataupun berbentuk aplikasi.
  1. Computer
    Contohnya adalah power point. Sudah familiar bagi banyak orang dengan power point bisa juga untuk membuat game interaktif. Dalam power point untuk membuat game interaktif terdapat beberapa fitur yang dapat digunakan diantaranya hyperlink, animasi, transisi, dan musik.

Langkah-langkah membuat game pembelajaran interaktif:

  1. Melakukan brainstorming ide atau gagasan
  2. Memiliki konsep permainan yang jelas
  3. Menentukan platform yang sesuai
  4. Membuat outline
  5. Mulai proses membuat permainan
  6. Melakukan pengujian untuk permainan tersebut

Selama proses pembuatan jika terjadi kendala harus dihadapi dan diselesaikan, bukan diabaikan. Cara untuk mengatasi kendala tersebut:

  1. Mencari solusi di internet
  2. Bertanya kepada ahli (teman/dosen/kakak tingkat)

Salam Penelitian!

Penulis : Angelia Nurvianti Puspita
Publisher : Angelia Nurvianti Puspita


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.