Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta (KPM UNJ) telah menyelenggarakan kegiatan Anjangsana KPM UNJ bersama Pusat Riset dan Kajian Ilmiah Mahasiswa (PRISMA) Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Workplace ini menjadi wadah bagi kedua organisasi untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memperluas relasi dalam pengembangan organisasi mahasiswa yang berfokus pada penelitian dan pengembangan keilmuan.
Kegiatan anjangsana tersebut diikuti oleh 85 mahasiswa yang berasal dari KPM UNJ dan PRISMA FBiPK UB. Turut hadir Chelya Elvi Rahma Fatimah selaku Ketua Umum PRISMA FBiPK UB bersama jajaran pengurusnya. Sementara itu, KPM UNJ turut diwakili oleh Bryan Louis Sutanto selaku Ketua Umum KPM UNJ beserta para pengurus dari berbagai divisi.
Kegiatan dipimpin oleh Egi Permana Putra yang bertindak sebagai pemandu jalannya acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kedua organisasi. Dalam sambutannya, Bryan Louis Sutanto selaku Ketua Umum KPM UNJ menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada PRISMA FBiPK UB atas kesempatan untuk dapat melaksanakan kegiatan anjangsana bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarmahasiswa sekaligus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran wawasan mengenai pengelolaan organisasi penelitian mahasiswa.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil organisasi PRISMA FBiPK UB yang disampaikan oleh Chelya Elvi Rahma Fatimah. Dalam pemaparannya, Chelya memperkenalkan PRISMA FBiPK UB sebagai lembaga kegiatan mahasiswa yang telah berdiri sejak 2005 dan memiliki perjalanan panjang dalam mewadahi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang penelitian, kajian ilmiah, serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Pada kepengurusan tahun 2026, PRISMA FBiPK UB memiliki 76 pengurus yang menjalankan berbagai program kerja sesuai dengan bidang dan divisi masing-masing.
Selanjutnya, KPM UNJ turut menyampaikan pemaparan profil organisasi yang disampaikan oleh Bryan Louis Sutanto. Pemaparan tersebut memperkenalkan sejarah, tujuan, struktur organisasi, serta berbagai program kerja KPM UNJ kepada para peserta dari PRISMA FBiPK UB. Selain memperkenalkan organisasi secara umum, pemaparan juga memberikan gambaran mengenai peran masing-masing divisi dalam mendukung keberlangsungan program kerja dan pencapaian tujuan organisasi.
Sesi pemaparan kedua organisasi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat persamaan maupun perbedaan dalam sistem kerja organisasi masing-masing. Setiap divisi memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi tetap saling berkaitan dalam menciptakan organisasi yang berjalan secara efektif. Melalui sesi ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai struktur organisasi, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai bagaimana setiap organisasi mengelola sumber daya manusia, menjalankan program kerja, membangun komunikasi internal, serta menghadapi berbagai tantangan dalam kepengurusan.
Setelah sesi pemaparan organisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) antar divisi. Dalam sesi ini, peserta dari KPM UNJ dan PRISMA FBiPK UB dibagi berdasarkan kesesuaian bidang atau divisi untuk melakukan diskusi secara lebih mendalam. FGD menjadi ruang bagi para pengurus untuk saling bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan program kerja, sistem koordinasi, pembagian tugas, strategi meningkatkan partisipasi anggota, hingga berbagai kendala yang pernah dihadapi selama menjalankan kepengurusan.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi sharing dan tanya jawab antarpeserta. Masing-masing divisi dapat menceritakan pengalaman organisasi sekaligus memperoleh perspektif baru dari organisasi lain. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengambil berbagai pembelajaran yang relevan untuk diterapkan dalam pengembangan organisasi masing-masing. Tidak hanya membahas keberhasilan, peserta juga dapat berbagi mengenai tantangan dan solusi yang pernah dilakukan sehingga tercipta proses belajar bersama antarpengurus.
Setelah menyelesaikan sesi FGD, seluruh peserta kembali berkumpul di ruang meeting utama untuk mengikuti sesi games. Sesi ini menjadi bagian yang lebih santai dan interaktif setelah peserta melakukan diskusi dalam kelompok. Games dirancang untuk membangun suasana yang lebih akrab, meningkatkan interaksi antarpeserta, serta menciptakan pengalaman kebersamaan meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap permainan yang diberikan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada masing-masing organisasi sebagai bentuk apresiasi dan dokumentasi atas terlaksananya kegiatan Anjangsana KPM UNJ bersama PRISMA FBiPK UB. Pemberian sertifikat tersebut sekaligus menjadi simbol terjalinnya hubungan dan kerja sama antara kedua organisasi mahasiswa.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama seluruh peserta. Meskipun dilaksanakan secara daring, Anjangsana KPM UNJ bersama PRISMA FBiPK UB berhasil menciptakan ruang interaksi yang hangat dan produktif bagi kedua organisasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan profil organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pengurus untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperluas jejaring antarmahasiswa yang memiliki semangat dalam bidang penelitian dan pengembangan keilmuan.
Melalui kegiatan Anjangsana ini, KPM UNJ dan PRISMA FBiPK UB diharapkan dapat terus menjaga hubungan baik yang telah terjalin dan membuka peluang untuk menghadirkan berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang. Pertukaran pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kedua organisasi, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam membangun budaya akademik, penelitian, dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Penulis: Rifa Fairuz Khairunnisa & Siti Azizah
Penyunting: Alyssa Nur Alayda & Dio Saputra





0 Komentar