
Pada hari Jum’at, 28 Februari 2025 pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai, telah dilaksanakan agenda TOT #1 di Zoom Meetings. Training Of Trainer #1 yang bertemakan ”Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)” menghadirkan Andre Ferdiawan sebagai pembicara. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berjumlah lebih dari 110 orang.
Pada sesi pemaparan, Kak Andre Ferdiawan membahas dan mengenalkan seputar Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Ia menekankan pentingnya OPSI sebagai wadah pengembangan prestasi dan pembentukan kepribadian peserta didik yang mandiri dan tangguh. Kegiatan penelitian dalam OPSI dapat meningkatkan integritas, tanggung jawab, kepedulian, kemampuan berpikir logis dan analitis, kerja sama tim, kemandirian, kepercayaan diri, serta keterampilan menyajikan gagasan ilmiah baik secara lisan maupun tulisan.
Selanjutnya, Kak Andre Ferdiawan memaparkan tentang kategori dan ruang lingkup OPSI. Ia menjelaskan bahwa OPSI jenjang SMP bersifat penjajagan talenta atau masa pengembangan, di mana peneliti diharapkan mampu memahami dan menjelaskan ide atau konsep penelitian dengan baik. Sedangkan untuk jenjang SMA, OPSI bersifat pemantapan talenta, dengan harapan peserta dapat memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan inovasi sesuai bidang pilihannya.
Kak Andre Ferdiawan juga menyoroti [tiga bidang penelitian di jenjang SMP, yaitu:
- Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan, dan Budaya (IPSKB): Studi tentang perilaku, interaksi sosial, serta nilai-nilai budaya yang meliIibatkan kreatifitas dan imajinasi
- Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan (IPAL): Studi tentang gejala alam dan lingkungan berdasarkan prinsip ilmiah.
- Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa (IPTR): Penerapan metode rekayasa untuk menciptakan produk inovatif yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, bidang penelitian untuk jenjang SMA mencakup: Matematika, Sains, dan Teknologi (MST), Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR), Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH) yang masing-masing nya dibagi menjadi berbagai sub bidang lagi.
Selain itu, Kak Andre Ferdiawan juga memberikan beberapa tips untuk mengajak siswa berpartisipasi dalam OPSI, seperti:
- Sebelum meminta siswa membuat proposal, sebaiknya perkenalkan mereka dengan OPSI terlebih dahulu agar mereka memahami konsep dan tujuannya.
- Jelaskan berbagai keuntungan mengikuti OPSI, seperti peluang bepergian, kesempatan masuk sekolah negeri favorit, serta manfaat lainnya yang dapat diperoleh.
- Pastikan proses penelitian terasa menyenangkan dengan menyajikannya secara sederhana dan menarik, sehingga siswa tidak merasa terbebani.
“Hal yang harus dipersiapkan adalah yang pertama itu waktu, waktu itu penting karena kita akan melakukan riset. Yang kedua, gunakan referensi lima tahun terakhir di kutipan, jangan ada lagi yang enam sampai sepuluh tahun. Kemudian, taat pada panduan karena menjadi pertimbangan apakah proposal layak atau tidak. Yang terakhir, jangan menjadi deadliner karena semua harus terarah, terukur, dan terstruktur. Penting rasanya mempersiapkan diri karena practice makes perfect.” ujar Kak Andre Ferdiawan menjawab pertanyaan terakhir dari peserta mengenai tips agar dapat lulus seleksi dan persiapan yang mesti dilakukan pada sesi diskusi.
Melalui acara ini, KPM UNJ berharap dapat memperkuat minat penelitian di kalangan siswa, serta membangun hubungan kerja sama antara berbagai institusi pendidikan dalam mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Tonton kembali video materi TOT #1 pada tautan di bawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=YOjZbJH8Yzo
Penulis: Naja Azka Ulya, Nadira Alya Rachman, Amri Hanif Faiz Abidin
Publisher: Nadira Alya Rachman, Amri Hanif Faiz Abidin
0 Komentar