Monev #3 P3KPM

Zoom Meeting, Minggu, 13 Juli 2025
๐Š๐ž๐ฅ๐จ๐ฆ๐ฉ๐จ๐ค ๐๐ž๐ง๐ž๐ฅ๐ข๐ญ๐ข ๐Œ๐ฎ๐๐š (๐Š๐๐Œ) Universitas Negeri Jakarta telah menyelenggarakan kegiatan Monitoring Evaluasi 3 P3KPM yang menjadi salah satu program kerja dari divisi P2P. Kegiatan Monitoring Evaluasi 3 P3KPM ini dilaksanakan secara online via Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Peserta P3KPM yang lolos didanai setelah Pengajuan Proposal. Tim ini terdiri dari 7 tim bidang Saintek dan 7 tim bidang Soshum serta tiap tim terdiri dari Pengurus dan Anggota KPM UNJ.

Kegiatan ini dipimpin oleh dua Moderator per Bidang nya yaitu Moderator bidang Saintek yang dipimpin oleh Faiz Rifโ€™at APMP dan Moderator Bidang Soshum yang dipimpin oleh Nur Aini, APMP dengan menghadirkan 6 Panelis yaitu Kak Hilman, Kak Fitri, Kak Ajie untuk bidang Saintek serta Kak Iif, Kak Yuhanna, Kak Rahma untuk bidang Soshum. Dalam sesi pembukaan, Fauz Rifโ€™at membuka dengan doa. Lalu dilanjut dengan pembacaan susunan acara dan tata tertib. Kemudian Faiz Rifโ€™at mengarahkan para tim P3KPM untuk memasuki BreakOut room sesuai bidang nya masing masing.

Pemaparan Karya Ilmiah

Selanjutnya setelah para tim P3KPM masuk ke BreakOut room nya. Moderator tiap bidang menyambut panelis di room nya masing masing dan mengarahkan para tim untuk memulai presentasi penelitiannya. Setelah presentasi ada sesi Tanya Jawab antara Tim dengan Panelis yang dipimpin oleh Moderator. Lalu setelah semua tim Bidang Saintek maupun Soshum selesai, moderator per bidang memberikan sertifikat kepada Panelis nya disertakan dengan dokumentasi akhir.

Melalui acara Monitoring Evaluasi 3 P3KPM ini diharapkan dapat memperkuat dan menambah wawasan para tim lolos didanai P3KPM terkait penelitian nya masing-masing.

Penulis: Shakira

Publisher: Nadira Alya Rachman dan Amri Hanif Faiz AbidinShakira


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses